Robot di Pabrik MobilPengaruh otomasi telah melibatkan robot komputer pada pekerjaan pabrik. Pabrik-pabrik mobil menggunakan robot yang dikontrol komputer. Banyak juga perusahaan lain yang menggunakan robot seperti perusahaan manufaktur atau perakitan, mulai dari penanganan bahan kimia yang berbahaya sampai peralatan elektronik perakitan.

Robot adalah sebuah alat yang canggih. Gerakannya dikendalikan oleh komputer. Robot banyak digunakan di pabrik-pabrik, misalnya pabrik mobil. Jadi, pembuatan mobil lebih cepat dan baik.

Pemakaian robot (disebut robotics) yang dikendalikan oleh komputer, mempunyai banyak keuntungan dibanding dengan metode manual. Robot bekerja lebih cepat dengan sedikit kesalahan. Robot tidak masuk serikat pekerja, tidak pernah sakit, dan bekerja persis sebagaimana instruksi.

Terdapat bermacam-macam robot. Semua dikontrol dengan komputer, dan ada yang mempunyai kemampuan melihat dan menyentuh. Dengan sistem penglihatan menggunakan kamera video kecil untuk mengumpulkan data. Data dikonversikan ke digital data dan kemudian dibandingkan dengan data yang sudah disimpan yang bertindak sebagai referensi sistem. Dengan cara itu kamera dapat digunakan untuk membaca cepat (scan) bagian-bagian seperti gerakan ke bawah dan melihat karakteristik visual yang tidak sesuai standar.

Banyak robot juga mempunyai kemampuan sentuhan, kesanggupan mengumpulkan dan menjawab informasi yang terkumpul melalui tangan si robot. Walaupun tenth saja robot tidak sebaik kemampuan manusia, tangan robot dapat membuat penyesuaian sebagai respons terhadap sesuatu yang disentuhnya. Misalnya, robot dapat memutar skrup atau mur sampai pada tingkat kekencangan yang tepat. Robot dapat juga menyesuaikan pegangannya bila tidak memegang sesuatu dengan tepat.

Penggunaan kecanggihan komputer di pabrik tidak terbatas hanya pada pekerjaan manufaktur. Mereka juga digunakan dalam proses desain yaitu yang disebut desain bantuan komputer (computer-aided design/CAD). Dengan menggunakan sistem yang berorientasi grafik tersebut, waktu yang diperlukan untuk mendesain suatu produk dapat dipersingkat dari bulanan menjadi mingguan. Pada kebanyakan aplikasi, CAD meningkatkan produktivitas lebih dari 400 persen (lihat Gambar di bawah).

Kita mengambil salah satu contoh pabrik mobil Toyota. Aplikasi kolaborasi-desain milik Dassauld-yang disebut Catia-akan memampukan para desainer Toyota untuk saling bekerja sama dengan para pemasok yang juga merupakan mitra desain. Mereka akan mampu mengkonstruksikan desain-desain 3-D pada komputer dan menguji desain digital tersebut apakah laku diproduksi, maksudnya, menentukan apakah desain masing-masing mobil yang sudah jadi dan sistem perakitannya mudah dikerjakan atau tidak. Toyota akan menjadi pabrik mobil pertama yang bisa menguji kebaikan desain sebuah mobil untuk diproduksi. Pabrik-pabrik lainnya hanya bisa menggunakan alat bantu seperti itu untuk proses terisolasi, misalnya, pengujian keakuratan komponen-komponen untuk presisi perakitan.